Lompat ke isi

Workshop Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)

11 Maret 2009

Perkembangan IPTEK di berbagai bidang kesehatan pada era globalisasi ini telah maju dengan sangat pesat, dengan disertai dengan kebebasan untuk berinteraksi antar Negara yang tidak memiliki batas. Salah satu wujud dari kebebasan berhubungan tersebut adalah dengan ditandatanganinya Mutual Recognition Agreement (MRA) antar negara ASEAN pada tanggal 8 Desember 2006 lalu. Sehingga tuntutan dan kebutuhan akan tenaga kesehatan yang andal dan kompetitif di pasar global semakin meningkat. Agar dapat mengakomodasi tuntutan dan kebutuhan tersebut,STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap memandang perlu untuk segera menata kembali kurikulum pendidikannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, dengan bertujuan agar Pimpinan STIKES, Pimpinan Program Studi dan para dosen di lingkungan STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap memahami konsep Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) serta mampu merancang dan menerapkan KBK, maka selama dua hari (11 s.d. 12 Maret 2009) bertempat di Buffe Meeting Restoran Moro Seneng Baturaden, STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap menyelenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Workshop diikuti oleh Pimpinan STIKES, Pimpinan Program Studi dan para dosen STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap, sedangkan nara sumber/fasilitator workshop dari Tim KBK Ditjen DIKTI Depdiknas RI.

Materi yang disampaikan dalam workshop meliputi:

  1. Konsep pengembangan KBK.
  2. Prinsip-prinsip pengembangan KBK.
  3. “Student Assesment” dalam pembelajaran KBK.
  4. Model-model pembelajaran Student Centered Learning (SCL) dalam pembelajaran KBK.
  5. Metode monitoring dan evaluasi dalam pembelajaran KBK.
  6. Metode pengembangan substansi keterampilan di tatanan klinik dalam pembelajaran KBK.
  7. Metode pengembangan substansi keterampilan di tatanan komunitas dalam pembelajaran KBK.

Setelah mengikuti workshop diharapkan para peserta mampu :

  1. Memahami konsep pengembangan KBK.
  2. Memahami prinsip-prinsip pengembangan KBK.
  3. Memahami dan menerapkan “Student Assesment” dalam pembelajaran KBK.
  4. Memahami dan menerapkan model-model pembelajaran Student Centered Learning (SCL) dalam pembelajaran KBK.
  5. Memahami dan menerapkan metode monitoring dan evaluasi dalam pembelajaran KBK.
  6. Memahami dan menerapkan metode pengembangan substansi keterampilan di tatanan klinik dalam pembelajaran KBK.
  7. Memahami dan menerapkan metode pengembangan substansi keterampilan di tatanan komunitas dalam pembelajaran KBK.p3010054.jpg
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.